Hamri Mokoagow, Resmi Mendaftar Sebagai Caleg DPRD Provinsi Dengan Mengenakan Baju Adat Bolaang Mongondow

Manado48 Dilihat

JEJAK.NEWS, MANADO– PKB Sulut resmi mendaftarkan caleg di KPU Provinsi, pukul 15.30. partai besutan Gus Muhaimin di pusat dan di Sulut di pimpin Ketua DPW Lukmanul Hakim, dan sekretaris Wilayah Yusra Alhabsyi ini, membawa seluruh caleg terbarunya yang akan tarung di Pileg 2024 nanti. Sabtu, 13/05/23. 

Khusus caleg provinsi dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR), dihuni caleg dengan jejak rekam mumpuni dan kualitas diatas rata – rata serta dukungan basis rakyat yang real. Salah satu Caleg PKB Provinsi dapil BMR ini adalah, Hamri Mokoagow, S.Pd, MH.

Anak muda ini sudah sangat familiar bagi masyarakat BMR, karena menjabat sebagai Ketua Gerakan pemuda Ansor Kotamobagu, sejak tahun 2020 hingga 2024 nanti. Selain itu Hamri adalah Komisioner KPI sulut yang sebentar lagi akan di Demisioner.

Papa Sakha, sapaan akrab dari suami kesayangan Vivi Mokoagow ini, adalah mantan aktivis PMII Kota Gorontalo, sekaligus ketua Organisasi paguyuban mahasiswa Kotamobagu di Gorontalo, FPMIK tahun 2007 hingga 2009.

Hamri Mokoagow, selama ini dikenal sebagai aktivis yang banyak memperjuangkan kepentingan rakyat dan daerah BMR, berkaitan dengan banyak kasus yang terjadi terhadap masyarakat, khususnya rakyat kecil, yang tidak memiliki akses politik dan SDM yang kuat dalam hukum.

Salah satu advokasi dan demonstrasi besar yang pernah dipimpin Hamri Mokoagow dengan jargon Yotakin Hamri Mokoagow “YHM’ ini adalah demonstrasi 10.000 rakyat BMR tahun 2017 lalu, dalam aksi bela Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow saat berhadapan dengan PT. Coba Bolaang Mongondow.

Ayah dari 3 anak ini, merupakan Warga desa Tabang, Kec. Kotamobagu selatan Kotamobagu yang menikah dengan perempuan asal Mopait, Kec. Lolayan Bolaang Mongondow.

Saat di temui di KPU Sulut sore tadi, Hamri mengatakan, Baju adat Mongondow, adalah legitimasi dan penghormatan dirinya terhadap tanah kelahiran yang harus menjadi semangat dalam ikhtiar politiknya.

BMR sendiri memiliki luas wilayah 54,5% dari total luas Sulawesi Utara, dengan kandungan Sumber daya alam yang berlimpah, salah satunya adalah penghasil emas terbesar di Sulut sejak di zaman VOC, jauh sebelum kita bergabung dengan NKRI dan mengakhiri sistem kerajaan.

Sudah seharusnya kita memiliki keterwakilan politik yang kuat di DPRD provinsi sulut, yang benar benar mampu memperjuangkan kepentingan rakyat BMR secara utuh,

Saya diminta rakyat untuk maju pada 2024 nanti, dan saya menyanggupinya, Insya Allah jika diberikan kesempatan oleh rakyat, maka 100% dari perjuangan politik saya untuk kepentingan BMR di Provinsi Sulut, kita memiliki kejayaan masa lalu, dan saya wajib mengembalikan masa keemasan itu melalui perjuangan politik. Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat BMR. Ungkap Hamri.

Sebagaimana yang diketahui, tokoh muda yang menjabat sebagai ketua Ansor Kotamobagu ini, menjadi salah satu tokoh muda BMR yang digadang gadang punya kans sangat kuat untuk mewakili rakyat BMR di DPRD provinsi Sulut, nama tokoh muda ini banyak dibicarakan milenial hingga masyarakat di kota hingga pesisir Bolaang Mongondow raya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *