Bupati Boltim Hadiri Penetapan Ranperda APBD Perubahan 2021 di Kantor DPRD  

Boltim, Terkini435 Dilihat

JEJAK.NEWS, BOLTIM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), melaksanakan rapat paripurna istimewa membahas penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) tahun 2021, di kantor DPRD Boltim, Tutuyan, pada Selasa, 28/09/21.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar dengan didampingi  Wakil Ketua Medy Lensun. Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto bersama Wakil Bupati (Wabup) Oskar Manoppo  yang digelar di ruang sidang DPRD Boltim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa RANPERDA perubahan APBD tahun 2021 ketika telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), akan segera di konsultasikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk  di evaluasi, terutama berkaitan dengan masalah urgen yang tertuang dalam APBD  Perubahan anggaran tahun 2021. Hal tersebut berupa prosedur penganggaran pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah, sehingga diharapkan segera mendapatkan pengesahan dan kemudian  bias segera di implementasikan dalam bentuk program dan kegiatan pembangunan di Daerah.

Baca Juga: Reinhart Garang Temukan 15 Titik Selam Yang Sangat Luar Biasa Antara Jiko Blanga dan Pulau Racun

“Proses pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif terhadap Ranperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021, telah berjalan dengan penuh dinamika. Saya yakin dan percaya bahwa dinamika yang terjadi tersebut, bertujuan untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas Perda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021 agar lebih baik lagi dan tepat sasaran,”ujar mantan Ketua DPRD Boltim ini.

Lanjut Bupati, dengan ditetapkannya perubahan APBD tahun 2021, saya sadari sepenuhnya bahwa kesemuanya itu belum dapat memenuhi kesempurnaan yang menjadi kehendak, tujuan dan sasaran yang kita dambakan, hal ini dikarenakan keterbatasan yang kita tidak dapat hindari.

“Oleh karena itu dengan segala konsekuensi logis dan tidak kesempurnaan tersebut, saya dan jajaran saya sangat berterima kasih kepada Saudara Ketua, Wakil Ketua dan Bapak/ibu anggota Dewan yang terhormat yang telah memberi ruang politis melalui sumbangsih pemikiran dengan melakukan koreksi yang bersifat konstruktif dan mendasar,” lanjut Sachrul

Beliau malanjutkan bahwa pada proses pembahasan guna mendudukan permasalahan yang dihadapi secara cermat dan tepat dalam penyusunan struktur pengalokasian penerimaan pendapata, belanja dan pembiayaan daerah serta prioritas penganggaran pada program dan kegiatan pembangunan yang memadai dan tepat sasaran.(*).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *