19.459 Warga Boltim Selesai Di Vaksin Tahap I, II dan III

Boltim, Terkini477 Dilihat

JEJAK.NEWS, BOLTIM– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terus memacu pelaksanaan pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat di Puskesmas. Dengan target vaksin para tenaga kesehatan, pelayan publik, masyarakat umum, Ibu Hamil, Lansia, dan anak usia 12-17 tahun.

Total ada 19.459 warga masyarakat Boltim yang telah selesai di Vaksin yang tersebar di tujuh wilayah Kacamatan, program pelayanan vaksinasi ini dilakukan secara massal dan maraton berkat hasil kerja keras satgas Covid-19 dalam rangka melakukan pelayanan kesehatan sebagi upaya maksimal pemerintah Daerah untuk menanggulagi pandemi di tengah masyrakat global.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), data tersebut diperoleh dengan rincian ada 12.334 warga yang telah disuntik vaksin untuk tahap I, 7.017 orang warga untuk tahap II dan 108 orang warga tahap III. Data ini merupakan data yang di update pada Rabu, 02/09/21.

“Vaksin Covid-19 ini aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk disuntik vaksin,” beber Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Hamdan Korompot.

Hamdan melanjutkan bahwa persediaan stok vaksin yang dimiliki Dinkes hingga 31 Agustus 2021 vaksin jenis Corona Vaccine sebanyak 1.100 vial, yang sudah terpakai 1.098 vial, tidak dapat digunakan ada dua vial dan tersisa 0.

Sedangkan Untuk vaksin jenis Biofarma ada 2.276 vial di Dinkes, telah terpakai 1.784 vial dan tersisa 492 vial. Seadapun vaksin jenis Moderna, diterima oleh Dinkes 158 vial, telah dipakai 12 dan tersisa 146 vial.

“Nantinya kalua kita kehabisan stok, maka kita akan usulkan lagi penambahan stok vaksin ke provinsi,” jelasnya.

Hamdan juga meminta masyarakat untuk tetap taat dengan protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir, Menghindari kerumunan serta Mengurangi mobilitas).

“Kita jangan pernah lalai. Tetap patuhi prokes, karena itu adalah kunci utama mencegah penyebaran Covid-19,” imbaunya(*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *