Paripurna RPJMD, Bupati Ingin Bangun Sinergitas Eksekutif dan Legislatif Yang Kuat

Boltim, Terkini488 Dilihat

JEJAK.NEWS, BOLTIM- Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, menghadiri rapat paripurna DPRD tentang penyampaian rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 sekaligus menjembatani kerja sama yang solid Eksekutif dan Legislatif pada Selasa, 27/04/21.

Kegiatan tersebut berlangsung ruang sidang Paripurna, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, dengan menerapkan protokol kesehatan standar Covid-19.

Baca Juga: GP Ansor Kotamobagu Tutup Kegiatan Pesantren Aswaja Dengan Berbagi Takjil dan Masker

Memberikan sambutan sebagai pemerintah Daerah, Sachrul mengatakan bahwa dokumen rancangan awal ini merupakan draft RPJMD yang terukur dan dievaluasi secara komprehensif, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan namun tetap memberikan ruang untuk kritik dan saran dari DPRD.

“untuk melengkapi rancangan awal RPJMD ini, diperlukan saran, masukan maupun kritik dari Pimpinan dan anggota DPRD. Sehingga, penyusunan rencana pembangunan tahun 2021-2026 dapat terselenggara dengan baik, demi rakyat Boltim yang sama-sama kita cintai,” kata Sachrul.

Bupati melanjutkan dalam penjelasannya, penyusunan rancangan awal RPJMD, Pemda berpedoman pada Permendagri nomor 86 tahun 2017, tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah (Perda), tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dan RPJMD.

Baca Juga: Pemda Boltim Lobi Anggaran di Dua Kementerian dan DPR RI

“Serta tata cara perubahan RJPD, RPJMD, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga beberapa produk peraturan hukum terkait, guna menghasilkan dokumen RPJMD yang berkualitas,” lanjut Bupati.

Penyampaian dokumen rancangan awal RPJMD adalah bentuk tanggung jawab seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Boltim terhadap keberlangsungan proses pembangunan di daerah Boltim, serta harapannya kedepan sinergitas eksekutif dan legislatif semakin kuat.

“Untuk itu, lewat penyampaian dokumen ini, diharapkan dapat menjadi suatu jembatan kerjasama yang lebih solid antara Legislatif dan Eksekutif,” harap Bupati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar