Bupati: Pertama di Sulut, Vaksin Massal Dihadiri Langsung Pejabat dan Tokoh Nasional

Boltim, Terkini315 Dilihat

JEJAK.NEWS, BOLTIM- Pemerintah Boltim pantas berbangga karena Daerah pertama di Sulawesi Utara yang berani melakukan vaksinasi massal untuk masyarakat terutama yang lanjut usia dan dihadiri langsung beberapa pejabat dan tokoh nasional, Sabtu 10/04/21.

Beberapa Pejabat dan Tokoh yang hadir memantau langsung serta memberi pengarahan adalah  dr. Roy Massie, M.P.H, Ph.D, Kepala Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Abdullah Antania, M.P.H, Ph.D, dr. Ivan Profian, M.kep, Sekretaris Dewan Masjid Nasional, Muhammad Baqi Zamzam, Tenaga ahli PBNU anggota tim komisi sembilan, Budi Irianto, Staf ahli Presiden Republik Indonesia, Wakil Bupati, Kapolres dan jajaran pemkab Boltim.

Baca juga: Warga Boltim Antusias Menjalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Vaksinasi Massal

“Negara kita ini sudah memasuki fase vaksinasi untuk lansia, bagi masyarakat yang masih umur produktif agar menunggu sebentar,” ungkap Roy Massie.

Menyambung Roy Massie, Bupati Boltim menyambut kedatangan tim Kementerian dengan bangga sekaligus berterima kasih bisa karena program vaksinasi diarahkan langsung oleh mereka yang berkompeten dan memperlihatkan kepada mereka wajah Daerah Boltim.

“Saya dan Pak Oskar bangga karena jari ini hadir orang-orang hebat dari pusat, dan paling membanggakan adalah Boltim Daerah pertama di sulut yang melaksanakan vaksinasi massal,” tutur Bupati di depan tamu dan undangan.

Baca juga: Pemda Boltim Anggarkan 12 Miliar Untuk Jamin Kesehatan Masyarakat

Sachrul menjelaskan Indonesia sedang melihat kita, menatap Boltim lewat kehadiran tokoh dan pejabat nasional maka merupakan suatu prestasi yang harus disyukuri sebagai warga masyarakat boltim.

Lewat kesempatan tersebut, Bupati mempresentasikan potensi sumberdaya alam Boltim, dan memperlihatkan kondisi Rumah Sakit Daerah yang belum layak beroperasi maka beliau meminta bantuan secara langsung untuk diperhatikan oleh Kementerian Kesehatan. 

“Anggaran pembangunan kami dari DAU digeser untuk penanganan Covid-19, ada sekitar 25 Miliar. Jadi semoga pembangunan RSUD akan segera selesai karena kehadiran bapak-bapak ini,” pinta Sachrul.

Bupati juga mengapresiasi masyarakat hadir hari ini sejak pagi, menurutnya mereka adalah orang yang sadar dengan bahaya kesehatan yang sedang mengintai, masyarakat tersebut adalah masyarakat yang tidak ingin tertular dan menulari orang lain.(as).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar