Bupati Mulai Realisasikan Janji Politik Perbaiki Jaringan Telekomunikasi Di Boltim 

Boltim, Terkini487 Dilihat

JEJAK.NEWS, BOLTIM– Janji Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, untuk mengatasi persoalan blank spot seluler di beberapa wilayah di Kabupaten Boltim akan segera terealisasi. 

Hal tersebut, dibuktikan dengan hadirnya tim pemerintah daerah yang terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR Kabupaten Boltim mendampingi provider mitra group Indosat (PT. Protelindo) turun ke lapangan untuk melakukan survey lokasi  rencana pembangunan menara telekomunikasi di sejumlah titik, Kamis, 09/06/22.

“Hari ini tim dari Dinas Kominfo dan perangkat daerah terkait bersama Protelindo telah turun kelapangan melakukan survey untuk menentukan lokasi pembangunan menara telekomunikasi,” Jelas Khaeruddin.

“Survey ini sendiri merupakan langkah awal dari rencana pembangunan menara telekomunikasi, untuk memastikan lokasinya agar benar-benar siap,” Lanjut Kepala Dinas Kominfo Boltim ini. 

Khaeruddin membeberkan, ada 3 lokasi yang rencananya akan segera dibangun menara telekomunikasi tersebut, yakni di Desa Atoga Timur Kecamatan Motongkad serta di Desa Matabulu Timur dan Desa Jiko Belanga Kecamatan Nuangan.

Baca Juga: Dinas Perikanan Akan Lakukan Penebaran Benih Ikan Di Danau Mooat dan Tondok

“Ini sesuai dengan harapan masyarakat bahwa lokasi-lokasi yang selama ini memerlukan jaringan telekomunikasi dapat disediakan jaringan komunikasinya, sehingga juga dapat membantu informasi publik,” terangnya.

Dia menambahkan, ini semua tidak lepas dari perjuangan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, yang tertuang di dalam beberapa surat yang diajukan kepada beberapa provider termasuk Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). 

“Alhamdulillah, dari 6 desa yang masih blank spot, 4 sudah terakomodir. dan 2 desa lainnya yaitu desa Bukaka dan desa Kokapoi segera menyusul karena sudah masuk dalam perencanaan di tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Tahapan validasi data secara bertahap akan dilaksanakan hingga nantinya semua desa di Boltim terbebas dari blank spot.

“Dengan dilakukannya survei validasi data ini diharapkan realisasi percepatan pembangunan tower telekomunikasi bisa berjalan sesuai dengan harapan dan menyelesaikan permasalahan titik-titik desa yang blank spot seluler di Kabupaten Boltim,”ujarnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *