“Melimpah” 3 dari 5 Kendis Wakil Bupati Ditarik Sekretariat Daerah

Boltim, Terkini280 Dilihat

JEJAK.NEWS,BOLTIM – Persoalan pemakaian Kendaraan Dinas (Kendis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akhir-akhir ini mulai dikeluhkan oleh beberapa pejabat teras Pemkab Boltim. 

Berdasarkan informasi yang didapatkan, dari 36 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hanya 7 SKPD yang memiliki Kendis, bahkan Asisten ll tidak memiliki kendaraan operasional, Jumat, 20/05/22.

Kepala Bagian Umum Abdal Mamonto mengungkapkan, saat ini Bupati Boltim hanya menggunakan 2 unit Kendis. Hal tersebut bertolak belakang dengan Wakil Bupati yang menggunakan 5 unit Kendis. 

“Kendaraan yang sekarang dipakai pak Bupati hanya 2 unit yakni Toyota Fortuner DB 1153 N dan Toyota Camry DB 1132 N. Untuk kendaraan Pick Up Grand Max, itu pun merupakan mobil dari bagian umum di pinjamkan untuk operasional Rumah Dinas (Rudis) Bupati. Sedangkan mobil milik Pemkab yang ada di rudis wakil bupati ada lima unit yakni Fortuner putih DB 1154 N, Toyota Hilux Double Cabin DB 8183 N, Innova DB 1126 N, Toyota Rush DB 1520 N, dan CRV DB 1125 N,” Ungkap Abdal. 

Dirinya menerangkan, ada juga mobil Hilux tahun 2014 yang dipinjam oleh Bupati namun saat ini dalam kondisi rusak/tidak bisa digunakan dan berada di bengkel. 

Baca Juga: SSM Kembalikan Mobil Land Cruiser Prado Pemberian YSM

“Di Rudis Wakil Bupati ada juga mobil CRV DB 25 N yang merupakan kendaraan operasional ketua tim penggerak PKK yang harus digunakan ketua tim penggerak PKK tapi malah digunakan oleh Sekretaris PKK, sementara ketua Tim  penggerak PKK tidak memiliki mobil dinas,” Terang Abdal. 

Abdal menjelaskan, Bagian Umum sudah melayangkan surat penarikan Kendis ke Wakil Bupati namun hanya 2 unit yang dikembalikan. 

“Agar ada kesamaan dengan pak Bupati, kami melayangkan surat peminjaman 3 unit kendaraan untuk digunakan Kepala SKPD, namun yang dikembalikan hanya 2 unit yakni Innova dan Rush,” ujar Mamonto.

“Bahkan, kondisi mobil Rush yang dikembalikan dalam keadaan rusak  parah tidak bisa jalan dan bahkan Aki Mobil tersebut bukannya dicabut namun sengaja di potong kabelnya menggunakan alat yang tajam,” jelas Abdal. 

“Pun juga beberapa Sparepart kendaraan yang sengaja dicabut yakni Pompa Bensin dan Dinamo strom, Kami akan Polisikan tindak pengrusakan/pencurian Spare Part tersebut,” tandas demikian Abdal.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *