DP3A Tanggapi Pemerintah Pusat, Lakukan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini Dan KDRT

Boltim, Terkini166 Dilihat

JEJAK.NEWS, BOLTIM– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akan segera menindaklanjuti dan melakukan sosialisasi program pemerintah pusat melalui Kementrian PPPA, tentang pencegahan pernikahan dini pada anak, Kamis, 06/10/22.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Boltim, Wenda Arif, ia menjelaskan bahwa Pemkab Boltim dalam waktu dekat akan mendeklarasikan pencegahan pernikahan dini, bagi anak dibawah umur.

“Dalam waktu dekat, kita akan mendeklarasikan juga mensosialisasikan pencegahan pernikahan dini. Perlindungan anak masih menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk negara, pemerintah didaerah, masyarakat, keluarga, dan orang tua atau wali. Sehingga untuk menimalisir terjadinya perkawinan anak, pemerintah telah mendeklarasikan pencegahan pernikahan dini,” jelas Wenda.

Baca Juga: HUT TNI Ke- 77, Sachrul Ucapkan Selamat

Ia menerangkan kasus angka pernikahan dini anak di Boltim cukup tinggi, sehingga akhirnya berujung pada tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sehingga menjadi penting untuk melakukan sosialisasi dampak dari pernikahan dini pada anak usia yang masih dibawah umur.

“Jadi untuk mencegahnya, Sosialisasi Deklarasi pernikahan dini, bahwasanya Pemerintah tidak akan menerima pernikahan anak dibawah umur, apapun alasannya. Kecuali itu keputusan dari pengadilan,” tegas Wenda.

Menurut Wenda, di tahun 2022 ini anak-anak di Boltim yang menjadi korban cabul cukup tinggi. Berdasarkan data yang ada kurang lebih 28 kasus cabul terjadi sejak Januari hingga September tahun ini.

Untuk itu, UPTD P3A Boltim harus intens turun ke masyarakat, sekolah-sekolah untuk melaksanakan sosialisasi, pembinaan terhadap anak termasuk orang tua. Salah satunya adalah sosialisasi pencegahan pernikahan dini. Bahwa segera dideklarasikan Pemkab Boltim. Tinggal menunggu instruksi Pak Bupati, untuk acara deklarasi tersebut,” pungkasnya.(*).

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *